KOTA BEKASI – Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Nawal Husni mengingatkan, dana bantuan Rp100 juta per-RW tidak jadi bahan bancakan. Pengurus RW di Kota Bekasi, diharapkan bisa menggunakan dana tersebut dengan bijak sesuai kebutuhan lingkungan wilayahnya.
“Para pengurus RW harus bisa memaksimalkan dana tersebut sesuai mengingat keterbatasan dana. Sehingga dana tersebut bisa benar-benar bermanfaat bagi lingkungan,” kata Nawal dalam keterangan persnya, di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/11/2024).
Nawal mengaku, mendukung kebijakan tersebut karena memiliki banyak nilai manfaat. Hanya saja, ia berharap, kebijakan tersebut harus bisa dipertanggungjawabkan oleh penerima manfaat dalam hal ini RW.
“Saya meminta jangan dana bantuan ini menjadi bahan bancakan. Saya berharap pengurus RW bisa bijak untuk menggunakan dana sesuai kebutuhan,” ucap Nawal.
Kemudian, Nawal mengaku, belum bisa menilai bagus atau tidaknya program Rp100 juta untuk RW di Kota Bekasi. Namun, ia memastikan, pihaknya akan melakukan evaluasi setelah program ini berjalan.
“Kita lihat nanti, sejauh mana implementasi kebijakan tersebut, bagus tidaknya program ini belum kelihatan karena belum dijalankan. Nanti kita lihat ke depannya seperti apa kalau sudah dilaksanakan, kami pasti akan evaluasi,” ujar Nawal. (ADV)



















